Home » , » Mengapa Daun Tidak Hanya Berwarna Hijau

Mengapa Daun Tidak Hanya Berwarna Hijau

    Nah sekarang sedikit kita bahas juga, bila post saya sebelumnya, Mengapa Daun Berwarna Hijau, Saya pun berfikir lagi, ehh ternyata tidak daun tidak hanya berwarna hijau ya? katanya di daun itu terdapat banyak sekali klorofil yang membuat daun bisa berwarna hijau, bila warna daun tidak hijau? lalu apa yang membuat dia memiliki warna berbeda? Naah mari kita bahas.

    Untuk artikel ini saya ada 2 sumber sebagai patokan kita, salah satu blog yang saya kunjungi dia mengatakan seperti ini.


Di dalam kloroplas tidak hanya terdapat klorofil yang menjadi zat penyebab warna hijau daun. Di dalam kloroplas juga terdapat carotenoids, phycocyanin, phycoerythrin, dan fucoxanthin. Setiap daun mempunyai satu jenis kloroplas yang dominan.


Sebagian besar daun banyak mengandung klorofil, karena itulah kebanyakan daun berwarna hijau. Namun ada jenis daun yang memiliki jumlah klorofil sedikit, sehingga warnanya tidak hijau. Misalnya, tumbuhan yang mengandung banyak carotenoids akan memiliki daun yang berwarna kuning.


Meskipun strukturnya berbeda dengan klorofil, namun carotenoids dan lainnya juga memiliki fungsi yang sama dalam melangsungkan proses fotosintesis.

Naah dan pendapat kedua tentang alasan mengapa daun tidak hanya berwarna hijau, seperti dalam artikel berikut ini, disunting dalam pencarian google. :D

   Pada umumnya warna daun dipengaruhi oleh zat hijau daun (klorofil) yang menyebabkan warna daun menjadi hijau. Sebagian besar klorofil terdapat di daun, namun pada bagian-bagian tanaman lain seperti akar, batang, buah, biji, dan bunga juga terdapat klorofil dengan jumlah terbatas. Distribusi klorofil pada daun berbeda-beda. Klorofil di pangkal daun akan berbeda dengan klorofil di bagian ujung, tengah, dan tepi daun. Perbedaan jumlah klorofil ini akan menunjukkan perbedaan warna daun. Semakin hijau warna daun maka semakin tinggi kandungan klorofilnya.

    Terdapat 3 komponen yang memberikan penampilan pada warna daun. Komponen tersebut adalah klorofil yang menghasilkan warna hijau untuk proses fotosintesis, karotenoid (karoten dan atau xanthofil) yang memberi warna oranye atau kuning, tannin yang memberikan warna kuning keemasan, dan anthocyanin yang memberi warna merah atau ungu.

    Klorofil dan karotenoid berada di dalam daun selama musim panas dengan jumlah yang lebih banyak dan menutupi warna karotenoid, sehingga sebagian besar daun berwarna hijau.Anthocyanin diproduksi sebagai hasil dari glukosa yang terjebak dalam daun ketika pembuluh darah daun tersebut tertutup. Gula ini kemudian akan pecah karena terkena cahaya matahari dan menghasilkan pigmen berwarna merah dan ungu.

   Pada kondisi eksisting tidak semua daun tanaman selalu berwarna hijau, daun dapat berwarna kuning, merah, bahkan cenderung biru. Hal tersebut disebabkan  adanya zat terlarut yang dapat menghasilkan warna tertentu. Beberapa diantaranya adalah Anthocyanin dan AnthoxanthinAnthocyanin berada di sitoplasma dan menimbulkan warna merah muda, merah tua, dan biru. 

   Warna ini akan berubah mengikuti derajat keasaman (pH) lingkungan. Semakin asam (pH rendah) lingkungan akan muncul warna merah, sebaliknya semakin basa (pH tinggi) akan muncul warna biru pada daun. Anthoxantin juga berada di sitoplasma tetapi warna yang dihasilkan adalah kuning muda hingga kuning tua. Kondisi dimana kedua zat ini bercampur di sitoplasma dan menghasilkan warna yang tidak sesuai dapat disebut ko-pigmentasi.


--sekian--


special thanks for

12 komentar:

  1. waw kerennn gw suka bgt.. bagus bgttt makasih dehh sudah mengiangkan saya waktu kuliah dulu .. yg rada2 lupa jadi ingat lagi gehh,, kamu baikk baungeeetttt,....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok deh kak sama-sama, saya juga belajar kok. kunjungi laman yang lain juga yah kak :)

      Hapus
  2. You're Welcome....Wah senangnya tulisan di http://nha-withstyle.blogspot.com bisa bermanfaat,hehe jd inget tugas kuliah ini, smp nyari2 list tanaman yang daunnya berubah-ubah, semoga bisa saling berbagi ilmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iya kak terimakasih atas ilmunya, semoga saling bertukar informasi :)

      Hapus
  3. waahh iya kak, semoga saling bertukar informasi :) kunjungi artikel yang lain ya kak, :)

    BalasHapus
  4. owh jadi begitu mengapa daun tidak semunya berwarna hijau, jadi tambah faham saya... terimakasih sudah berbagi ilmu

    BalasHapus
  5. Makasih ya atas informasi yang diberikan sangat bermanfaat gan...
    Salam kenal gan dari membuat Manisan kolang kaling

    BalasHapus
  6. makasih... tapi alangkah lebih baiknya jika dicantumkan sumber infonya :)

    BalasHapus
  7. Sedikit pertanyaan, lalu apakah dari masing masing daun yang berwarna tersebut dapat melakukan fotosistesis secara maksimal? Sedangkan klorofilnya sedikit, lalu bagaimanakah dengan kandungan amylum pada daun tersebut?

    BalasHapus
  8. Sedikit pertanyaan, lalu apakah dari masing masing daun yang berwarna tersebut dapat melakukan fotosistesis secara maksimal? Sedangkan klorofilnya sedikit, lalu bagaimanakah dengan kandungan amylum pada daun tersebut?

    BalasHapus
  9. Tolong kasih nama daun nya yang tidak berwarna hijau

    BalasHapus
  10. Kalau Bisa Sebutkan Nama Daun Nya Dan dari tanaman apa saja

    BalasHapus

Translator :)

Popular Posts

Followers

Ask For Me

 
Support : Just IE
Copyright © 2013. Just IE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger