
Mungkin anda bertanya-tanya mengapa jaringan perlu diamankan? nah bagi yang penasaran mari kita sama-sama belajar di artikel berikut, simak ya .
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer-komputer yang
saling berhubungan dengan menggunakan sebuah
media baik dengan kabel maupun tanpa kabel (nirkabel/wireless) sehingga
dapat melakukan pemakaian data dan sumber daya secara bersama-sama.
Konsep Keamanan Jaringan
Keamanan jaringan sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa
faktor. Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara
normal setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
• Confidentiality (kerahasiaan)
• Integrity (integritas)
• Availability (ketersediaan)
Keamanan klasik tidak cukup untuk mencakup semua aspek dari
keamanan jaringan komputer pada masa sekarang. Hal-hal tersebut dapat
dikombinasikan lagi oleh beberapa hal penting lainnya yang dapat membuat
keamanan jaringan komputer dapat ditingkatkan lagi dengan mengikut
sertakan hal dibawah ini:
• Nonrepudiation
• Authenticity
• Possession
• Utility
Intinya Keamanan jaringan memiliki Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
- Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses
oleh pihak yang memiliki wewenang.
- Integrity Mensyaratkan bahwa
informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
- Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang
memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
- Authentication Mensyaratkan
bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada
jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
- Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat
menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Confidentiality (kerahasiaan)
Setiap data yang berbeda pasti mempunyai grup pengguna yang berbeda pula
dan data dapat dikelompokkan sehingga beberapa pembatasan kepada
pengunaan data harus ditentukan. Pada umumnya data yang terdapat didalam suatu perusahaan bersifat
rahasia dan tidak boleh diketahui oleh pihak ketiga yang bertujuan untuk
menjaga rahasia perusahaan dan strategi perusahaan
Sebuah cara yang mudah tetapi mampu untuk membatasi akses adalah dengan
menggunakan kombinasi dari username-dan-password untuk proses
otentifikasi pengguna dan memberikan akses kepada pengguna (user) yang
telah dikenali.
Integrity (integritas)
Jaringan komputer mau tidak mau harus terlindungi dari serangan
(attacks) yang dapat merubah data selama dalam proses persinggahan
(transmit). Man-in-the-Middle merupakan jenis serangan yang dapat
merubah integritas dari sebuah data yang mana penyerang (attacker) dapat
membajak “session” atau memanipulasi data yang terkirim. Partisipan dari sebuah “transaksi” data harus yakin bahwa orang yang
terlibat dalam komunikasi data dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
Availability (ketersediaan).
Ketersediaan data atau layanan dapat dengan mudah dipantau oleh pengguna
dari sebuah layanan. Yang dimana ketidaktersediaan dari sebuah layanan
(service) dapat menjadi sebuah halangan untuk maju bagi sebuah
perusahaan dan bahkan dapat berdampak lebih buruk lagi, yaitu
penghentian proses produksi. Sehingga untuk semua aktifitas jaringan,
ketersediaan data sangat penting untuk sebuah system agar dapat terus
berjalan dengan benar.
Intinya dengan ketersediaan data perlu diamankan, karena ketersediaan data ini dapat berpengaruh penting pada sebuah perusahaan, tanpa adanya perlindungan ketersediaan data dengan mudah akan dibobol dan diacak-acak oleh cracking. mungkin akan ada beberapa data yang dirubah nilai, atau dihapus, atau dirubah oleh cracking.
Nonrepudiation
Setiap tindakan yang dilakukan dalam sebuah system yang aman telah
diawasi (logged), ini dapat berarti penggunaan alat (tool) untuk
melakukan pengecekan system berfungsi sebagaimana seharusnya. “Log” juga tidak dapat dipisahkan dari bagian keamanan “system” yang
dimana bila terjadi sebuah penyusupan atau serangan lain akan sangat
membantu proses investigasi.
“Log” dan catatan waktu, sebagai contoh,
bagian penting dari bukti di pengadilan jika cracker tertangkap dan
diadili. Untuk alasan ini maka “nonrepudiation” dianggap sebagai sebuah
faktor penting didalam keamanan jaringan komputer yang berkompeten
Authenticity
Sistem harus memastikan bahwa pihak, obyek, dan informasi yang
berkomunikasi adalah riil dan bukan palsu. Adanya Tools membuktikan
keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk
menjaga“intellectual property”,
special thanks for
http://iketutsuastika.wordpress.com/
goresan-kecil-chara.blogspot.com
wikipedia